Rabu, 30 Oktober 2019

Pengertian Masyarakat, Desa. dan Kota Beserta Ciri-Cirinya

Pengertian Masyarakat, Desa, dan Kota Beserta Ciri-Cirinya



     a.  PENGERTIAN MASYARAKAT 
Banyak para ahli mendefinisikan pengertian masyarakat. Namun Secara umum Pengertian Masyarakat adalah sekumpulan individu-individu yang hidup bersama, bekerja sama untuk memperoleh kepentingan bersama yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, dan adat istiadat yang ditaati dalam lingkungannya. Masyarakat berasal dari bahasa inggris yaitu "society" yang berarti "masyarakat", lalu kata society berasal dari bahasa latin yaitu "societas" yang berarti "kawan". Sedangkan masyarakat yang berasal dari bahasa arab yaitu "musyarak".Pengertian masyarakat terbagi atas dua yaitu pengertian masyarakat dalam arti luas dan pengertian masyarakat dalam arti sempit. Pengertian Masyarakat dalam Arti Luas adalah  keseluruhan hubungan hidup bersama tanpa dengan dibatasi lingkungan, bangsa dan sebagainya. Sedangkan Pengertian Masyarakat dalam Arti Sempit adalah sekelompok individu yang dibatasi oleh golongan, bangsa, teritorial, dan lain sebagainya. Pengertian masyarakat juga dapat didefinisikan sebagai kelompok orang yang terorganisasi karena memiliki tujuan yang sama. Pengertian Masyarakat secara Sederhana adalah sekumpulan manusia yang saling berinteraksi atau bergaul dengan kepentingan yang sama. Terbentuknya masyarakat karna manusia menggunakan perasaan, pikiran dan keinginannya memberikan reaksi dalam lingkungannya.


   b.  SYARAT MENJADI MASYARAKAT
  • Sejumlah manusia yang hidup bersama dalam waktu yang relatif lama
  • Merupakan satu kesatuan
  • Merupakan suatu sistem hidup bersama, yaitu hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan dimana setiap anggota masyarakat merasa dirinya masing-masing terikat dengan kelompoknya
  • Melakukan Sosialisasi.
  • Menciptakan Komunikasi Dan Peraturan.

   c.  Pengertian Desa dan Ciri-Ciri Desa

Ciri Ciri Masyarakat Pedesaan

Pengertian desa secara etimologi berasal dari kata Deshi (Sansekerta) yang artinya tanah kelahiran atau tanah tumpah darah. Istilah desa digunakan untuk Jawa dan Madura, di Bali desa disebut Banjar, Gampong untuk Aceh, Nagari untuk Sumatera Barat, Huta di Batak, Wanus di Sulawesi Utara dan Negara di Maluku. Dalam arti umum desa adalah suatu wilayah yang jauh dari pusat keramaian kota, memiliki kondisi daerah yang masih alami, dihuni oleh penduduk yang relatif jarang serta sebagian besar lahannya dimanfaatkan untuk pertanian, perkebunan dan perikanan. 

      CIRI CIRI DESA
  • Masyarakatnya sangat erat dengan alam
  • Kehidupannya banyak tergantung pada musim
  • Merupakan kesatuan social dan kesatuan kerja
  • Jumlah penduduk relatif kecil dan wilayahnya relatif luas
  • Struktur ekonomi dominan agraris
  • Umumnya berpendidikan rendah
  • Sosial kontrol ditentukan oleh nilai moral dan hokum internal / adat     
  
    d.  Pengertian Kota dan Ciri-Ciri Kota

Pengertian Kota Beserta Ciri-ciri dan Potensinya

Kota merupakan tempat permukiman padat penduduk dimana terjadi berbagai aktivitas di dalamnya. Pada dasarnya kota itu berasal dari desa yang mengalami pertumbuhan penduduk disertai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat. Tak heran jika berbagai kantor, sarana transportasi dan fasilitas umum lainnya tersedia di tempat ini. 

     CIRI CIRI KOTA
  • Terdapat gedung-gedung perkantoran dan gedung-gedung hiburan
  • Terdapat gedung-gedung Pemerintahan
  • Terdapat alun-alun
  • Terdapat open space (daerah terbuka untk paru-paru kota)

    e.  Perbedaan Masyarakat Kota Dan Desa
  • Kehidupan masyarakat perkotaan biasanya lebih modern, sedangkan di pedesaan kebanyakan memilih hidup yang sederhana.
  • Masyarakat perkotaan biasanya lebih terbuka terhadap pengaruh dari luar, sedangkan masyarakat pedesaan kebanyakan cenderung membatasi pengaruh dari luar.
  • Masyarakat di perkotaan memiliki lebih banyak fasilitas, sedangkan di pedesaan relatif lebih terbatas.
  • Sebagian besar masyarakat pedesaan umumnya lebih kekeluargaan, sedangkan di perkotaan cenderung lebih personal.






Kamis, 24 Oktober 2019

Pengertian, Faktor, dan Dampak dari Urbanisasi

Pengertian, Faktor, dan Dampak dari Urbanisasi


 a.  APAKAH ITU URBANISASI ?

pengertian urbanisasi adalah perpindahan penduduk yang asalnya dari daerah perdesaan menuju ke wilayah perkotaan atau kota besar dengan tujuan menetap dalam kurun waktu tertentu.
Pendapat lain mengatakan bahwa arti urbanisasi adalah pergeseran populasi dari daerah perdesaan menuju ke daerah perkotaan sehingga jumlah penduduk di perkotaan semakin tinggi.
Di Indonesia proses urbanisasi sering terjadi pada saat-saat tertentu. Misalnya, setelah Idul Fitri dimana masyarakat yang mudik mengajak keluarganya ketika kembali ke kota. Urbanisasi juga terjadi ketika anak lulus SLTA di perdesaan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi di kota.




Sekarang ini jumlah peningkatan penduduk di kota sudah meningkat secara derastis tanpa di imbangi dengan pertumbuhan lapangan kerja, fasilitas-fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan atau tempat tinggal dan lain-lain. Hal seperti ini tentunya akan menjadi permasalahan yang harus segera diselesaikan baik itu oleh pemerintah atau kita semua, saat ini dapat dilihat pemerintah sedang melakukan berbagai cara untuk membuat penyebaran penduduk supaya dapat merata.


 b.  FAKTOR URBANISASI
   
  1.  Faktor Pendorong Dari Desa
  • Lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja yang sangat terbatas di desa.
  • Tingkat kesuburan tanah yang tidak baik atau bencana kekeringan yang merusak kesuburan tanah di desa.
  • Kehidupan yang monoton dan sulit berkembang di desa.
  • Upah kerja atau penghasilan di desa yang masih sangat rendah.
  • Banyak fasilitas yang belum memadai, misalnya seperti fasilitas pendidikan, transportasi umum, kesehatan dan lain-lain.
  • Adanya bencana alam di perdesaan yang merusak sumber kehidupan masyarakatnya. Misalnya kemarau panjang, wabah penyakit, dan lainnya.
    

   2.  Faktor Penarik Dari Kota
  • Lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja cenderung lebih banyak dibandingkan di perdesaan.
  • Upah tenaga kerja di perkotaan jauh lebih tinggi.
  • Tersedianya berbagai fasilitas kehidupan yang sangat memadai. Misalnya fasilitas kesehatan, pendidikan, transportasi, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan lainnya.
  • Kehidupan di kota yang lebih modern menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang.
 
 c.  DAMPAK URBANISASI  

Urbanisasi memberikan dampak bagi daerah yang ditinggalkan maupun yang didatangi. Adapun beberapa dampak positif dan negatif dari urbanisasi adalah sebagai berikut:

   1.  Dampak Positif Urbanisasi

  • Meningkatkan pengetahuan masyarakat perdesaan.
  • Membuat masyarakat desa semakin modern.
  • Meningkatknya kemampuan masyarakat perdesaan sehingga dapat mengimbangi masyarakat kota.
  • Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
  • Roda perekonomian bergerak lebih baik.


   2.  Dampak Negatif Urbanisasi

  • Timbulnya masalah perumahan sempit yang tidak sesuai standar kesehatan.
  • Kemacetan lalu lintas semakin meningkat khususnya di daerah perkotaan.
  • Munculnya lokasi pemukimanan yang tidak sehat dan rawan kriminalitas.
  • Potensi timbulnya pengangguran di perkotaan semakin tinggi.


Itulah penjelasan ringkas mengenai pengertian urbanisasi, faktor penyebab, dan dampaknya secara umum.


SUMBER :






Rabu, 16 Oktober 2019

ANALISIS PERTUMBUHAN PENDUDUK DI PROVINSI JAMBI


ANALISIS PERTUMBUHAN PENDUDUK DI PROVINSI JAMBI 



Berdasarkan Jambi dalam Angka 2019, penduduk Provinsi Jambi didominasi kelompok penduduk usia muda. Data menunjukkan, semakin muda penduduk Provinsi Jambi, maka cenderung semakin besar jumlah penduduknya. Hal tersebut tergambar dalam piramida penduduk di bawah ini.



Jumlah penduduk terbesar terdapat di kelompok usia 10-14 tahun sebanyak 321.772 jiwa dengan komposisi 163.092 laki-laki dan 158.680 perempuan. Adapun jumlah penduduk tertinggi selanjutnya terdapat di kelompok usia 0-4 tahun sebanyak 321.508 jiwa dengan komposisi 164.066 laki-laki dan 157.442 perempuan.

Luas wilayah Provinsi Jambi sebesar 50.160,05 km2 dengan wilayah terluas berada di Kabupaten Merangin sebesar 7.779 km2 (atau 15,31 persen dari total wilayah Jambi) disusul Kabupaten Tebo dengan luas wilayah sebesar 6.461 km2 (12,88 persen dari total wilayah Jambi).





Kepadatan penduduk tertinggi berada di wilayah Kota Jambi sebesar 2.317,28 jiwa/km2 karena dengan luas wilayah yang relative kecil dan jumlah penduduk yang banyak menyebabkan persebaran penduduknya menjadi padat. Sedangkan daerah dengan kepadatan penduduk terendah adalah Kabupaten Sarolangun yaitu sebesar 35,29 jiwa/ km2 karena memiliki jumlah penduduk masih sedikit dengan luas wilayahnya yang besar dimana sebagian besar wilayahnya masih berupa hutan dan perkebunan sehingga persebaran penduduknya tidak merata.


Namun data-data tersebut masih bisa bertambah penduduknya karena berdasarkan umur maupun berdasarkan sex ratio nya



SUMBER :








Selasa, 08 Oktober 2019

Review Kawasaki New Ninja 250 2018

Review New Ninja 250 2018 - Kawasaki Ninja 250 2018 resmi diluncurkan di ajang Tokyo Motor Show (TMS) 2017 di Jepang. Model terbaru dari jajaran Ninja 250 Series tersebut hadir dengan membawa pembaruan yang lebih menarik sekaligus menjadi jawaban telak untuk menantang Honda CBR250RR yang mana terlebih dulu diperkenalkan setahun sebelumnya. Tak ayal jika kehadiran Kawasaki Ninja 250 2018 tersebut pun menjadi sebuah kejutan tersendiri bagi para pecinta otomotif secara global. Bahkan, kemunculan motor sport terbaru buatan pabrik asal Jepang yang satu ini pun juga bakal menjadi pesaing berat bagi beberapa motor sport berfairing lain yang berada di segmen 250 cc. Maka, tak bisa dipungkiri dengan kedatangan Kawasaki Ninja 250 2018 ini menjadikan segmen motor sport 250 cc kini pun menjadi semakin ketat. Apalagi tiga pemain utama Jepang seperti Suzuki turut yang turut serta memperkenalkan versi GSX 250R 2018, sementara dari pabrikan garpu tala atau yang kita kenal sebagai Yamaha mereka juga mengeluarkan versi terbaru dari model R25 / R3 yang masih menimbulkan pro dan kontra karena desainnya yg terkesan tanggung, namun tak sedikit pula yg menyukainya.
Di sisi lain, terkait dengan peluncuran Kawasaki Ninja 250 2018 tersebut, tampaknya memang pabrikan asal Jepang tersebut telah memberikan sentuhan modern pada setiap sektor, termasuk desain fisiknya yang mengadopsi dari seri Ninja yang lebih senior. Terlihat bahwa lampu dari New Ninja 250 tersebut tampak disematkan headlamp yang lebih sporty dan tampak tajam. Tidak hanya itu New Ninja 250 ini juga memiliki performa yang lebih handal dari versi yang sebelumnya. New Ninja 250 ini juga mempunyai fitur-fitur baru yang membuat lebih nyaman dalam berkendara seperti Assist & Slipper Clutch yang membuat perpindahan gigi menjadi sangat mulus dan kopling terasa ringan sehingga motor ini terasa cukup nyaman untuk di gunakan sehari. Berikut kelebihan dan kekurangan New Ninja 250

Kelebihan :

- Adanya fitur Assist & Slipper Clutch
- Posisi berkendara lebih nyaman
- Tersedia Power Outlet
- Menggunakan Keyless di versi 2019-nya

Kekurangan :

- Tidak ada Riding mode
- Tangki bensin lebih kecil dari versi sebelumnya
- Suspensi belum Upside down dibanding dari 2 pesaingnya yang sudah menggunakannya


Warna, Tipe, Dan Harga

New Ninja 250 tersedia dari beberapa tipe dan beberapa warna pilihan, Diantaranya :


 Harga :

- Kawasaki New Ninja 250 Standard (Rp 61,9 juta)
- Kawasaki New Ninja 250 SE KRT Edition (Rp 64,3 juta)
Kawasaki New Ninja 250 SE MDP (Rp 66,9 juta)
Kawasaki New Ninja 250 SE MDP ABS (Rp 74,6 juta)

(*Harga OTR Jakarta)

 
     Berikut Review Singkat tentang Kawasaki New Ninja 250 2018, Ada banyak pilihan warna dan tipe, dan semuanya menyatu dengan body full fairing yang memiliki desain agresif dan sporty.